Tugas 2 Etika Profesi

Jelaskan berbagai organisasi profesi beserta kode etik profesinya yang relevan dengan bidang teknik industry baik regional maupun global (minimal 5)!

ORGANISASI PROFESI

  1. Ikatan Sarjana Teknik Manajemen Industri (ISTMI) merupakan organisasi profesi dari disiplin ilmu Teknik Industri (TI) dan Manajemen Industri (MI) di Indonesia yang didirikan di akarta pada tanggal 22 November 1986. Kelahiran organisasi ini didasari atas pertimbangan bahwa profesi TI dan MI telah diterima dikalangan yang sangat luas sejak masuknya disiplin sekitar 16 tahun sebelumnya. Keberadaan organisasi ini telah menembus batas-batas konvensional keteknikan atau keindustrian.
  2. Persatuan Insinyur Indonesia (PII) adalah organisasi profesi yang didirikan di kota Bandung pada tanggal 23 Mei 1953 untuk menghimpun para insinyur atau sarjana teknik di seluruh Indonesia. PII memiliki beberapa kode etik, diantaranya.
  3.      Catur Karsa

–     Mengutamakan keluhuran budi.

–     Menggunakan pengetahuan dan kemamuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat

manusia.

–     Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan

tanggung jawabnya.

–     Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasrakan keahlian professional keinsinyuran.

  1.   Warna

Warna dasar diambil orange, yaitu suatu warna yang diperoleh dari warna merah dan kuning,

sehingga efeknya adalah lebih terang dari merah, tetapi lebih lembut dari kuning.Orange

terletak di daerah setengah terang, sedangkan putih terletak di daerah terang sekali, sehingga

kombinasi orange dengan putih pada lingkaran luar menghasilkan warna yang kontras tetapi

tetapi tetap lembut. Untuk memberikan kontras kepada kedua kombinasi itu, maka warna

hitamdimunculkan, sehingga secara keseluruhan tercapailah kombinasi warna yang

harmonis. Dilihat dari pemaknaan warna, maka putih berarti suci atau keluhuran budi.

Kombinasi warna tersebut melambangkan dinamika PII dengan keluhuran budi dan penuh

kepercayaan dalam berkarya.

  1. Filosofi

Ditinjau secara keseluruhan, maka kombinasi bentuk dan warna di atas mencapai

keseimbangan yang harmonis, dan merupakan suatu komposisi bentuk dan warna yang

seimbang, yang senantiasa dapat diletakkan di atas latar belakang dengan warna apapun

tanpa mengurangi nilai dan artinya. Tafsiran secara lebih luas, bahwa PII berdiri teguh di

atas kaki sendiri, berbakti untuk kemajuan bangsa Indonesia melalui ilmu pengetahuan

dan teknologi, tidak terpengaruh oleh sesuatu aliran politik, dan memberi kontribusi nyata

untuk kesejahteraan masyarakat.

  1.      E-Mailing List Group Komunitas Teknik Industri Indonesia (KTII)

Grup milis ini adalah wadah terhimpunnya komunitas profesi Teknik Industri dan merupakan wahana dan media komunikasi, diskusi dan silaturahmi. KTII dibentuk oleh 3 pilar organisasi profesi dengan latar belakang Teknik Industri yaitu BKTI-PII (Badan Kejuruan Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia), BKSTI (Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri) dan ISTMI (Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri), bertujuan untuk membangun dan mengembangkan keprofesian di bidang Teknik Industri.

  1.    Institute of Industrial and System Engineering (IIE) adalah lembaga profesional yang

berdedikasi semata-mata untuk mendukung profesi teknik industri dan individu yang terlibat

dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas. Lembaga ini didirikan pada 1948 dan

disebut American Institute of Industrial Engineers sampai 1981, ketika nama ini diubah untuk

mencerminkan basis keanggotaan internasionalnya. Anggota termasuk mahasiswa baik dan

kaum profesional. IIE menyelenggarakan konferensi regional dan nasional tahunan di Amerika

Serikat. IIE bermarkas di Amerika Serikat di Norcross, Georgia, pinggiran yang terletak di

timur laut Atlanta.

  1. Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) merupakan suatu asosiasi dimana setiap anggota ASTTI wajib selalu bersikap bertingkah laku dan bertindak berdasarkan etika umum seorang ahli pelaksana jasa konstruksi. Kode etik ASTTI antara lain.
  2.   Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai dasar Fundamental untuk mewujudkan

manusia yang berjiwa Pancasila serta memiliki kesadaran Nasional yang tinggi, tunduk

kepada perundang-undangan & peraturan yang berlaku serta menghindarkan diri dari

perbuatan melawan hukum.

  1.   Tanggap terhadap kemajuan & senantiasa memelihara serta meningkatkan Kemampuan

Teknis, Mutu, Keahlian & Pengabdian profesinya seiring dengan perkembangan teknologi.

  1.   Penuh rasa tanggung jawab serta selalu berusaha untuk meningkatkan pemahaman mengenai

teknologi dan penerapannya yang tepat sebagai tuntutan dari keprofesionalan.

  1.   Disiplin serta berusaha agar pekerjaan yang dilaksanakannya dapat berdaya guna dan

berhasil guna melalui proses persaingan yang sehat serta menjauhkan diri dari praktek/

tindakan tidak terpuji yang mengakibatkan kerugian pihak lain.

  1.   Adil, Tegas, Bijaksana dan Arif serta Dewasa dalam membuat keputusan-keputusan

keteknisan dengan berpedoman kepada Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, Lingkungan,

serta Kesejahteraan Masyarakat.

KODE ETIK PROFESI BIDANG TEKNIK INDUSTRI

  1. Production Engineer/Officer/Manager memiliki kode etik dalam bekerja, yaitu merahasiakan sistem produksi perusahannya, menjaga keamanan dari spesifikasi mutu produk yang dapat meningkatkan kualitas produk menjadi lebih tinggi.
  2. Facility Layout and Plant memiliki kode etik dalam bekerja yaitu dapat menyimpan rahasia kekurangan dan kelebihan fasilitas yang dimiliki perusahaan tersebut, tidak menyalahgunakan fasilitas yang akan dirancangnya, memperbaiki layout seefisien mungkin dengan dana yang tidak disalahgunakan.
  3. Product Design and Development memiliki kode etik dalam bekerja, yaitu menjaga rahasia perusahaan mengenai inovasi produk yang belum diluncurkan, tidak membocorkan rahasia perusahaan yang menjadi tolok ukur kemajuan perusahaan.
  4. PPIC Officer/ Manager memiliki kode etik dalam bekerja, yaitu menggunakan dana untuk pengadaan material sebaik mungkin dengan tidak menyalahgunakannya, tidak membocorkan rahasia dari proses produksi yang dilakukan.
  5. Maintenance Office/ Manager memiliki kode etik dalam bekerja, yaitu membuat jadwal pemeliharaan mesin, peralatan dsb dengan dana yang telah ditentukan, tidak membocorkan rahasia perusahaan mengenai peralatan apa saja yang di maintenance secara berkala.

Referensi:

Kode Etik

https://id.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Insinyur_Indonesia

Komunitas Teknik Industri Indonesia Mailing List

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s